Kapolda Metro: Memang Siapa Rizieq Mau Copot Saya?

Kapolda Metro

Kapolda Metro: Memang Siapa Rizieq Mau Copot Saya?

Capture compressor8 300x136 Kapolda Metro: Memang Siapa Rizieq Mau Copot Saya?
Kapolda Metro

Kapolda Metro : Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M Iriawan menyikapi enjoy omongan serta keinginan pentolan Front Pembela Islam Rizieq Shihab

” Siapa yang ingin mencopot? Memang siapa dia (Rizieq) ingin copot saya, enak saja, ” kata Iriawan di Mabes TNI, (16/1).

Rizieq memohon Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot Iriawan lantaran disangka lakukan kriminalisasi, provokatif, serta menyalahgunakan jabatan.

Terkecuali Iriawan, Rizieq juga memohon Tito untuk mencopot Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan. Rizieq mengklaim, Anton sudah membiarkan insiden penyerangan serta penganiayaan pada FPI yang dikerjakan Gerakan Orang-orang Bawah Indonesia (GMBI).

Untuk memuluskan tujuannya, Rizieq mengerahkan massa FPI untuk berdemo di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, hari ini. Massa FPI saat ini tengah berkumpul di depan gedung Tubuh Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri.

Rizieq Bakal Diperiksa Kapolda Metro

Iriawan menerangkan, Polda Metro Jaya bakal selekasnya memanggil Rizieq berkaitan pernyataannya kalau duit rupiah baru menghadirkan logo palu serta arit. Diluar itu, tuturnya, Polda Metro akan mengolah laporan orang-orang yang lain berkaitan sangkaan pidana yang dikerjakan Rizieq.

” Masalah duit katakan palu arit itu. Terang kok UU mengatur ujaran kebencian. Telah terang BI menyampaikan itu duit bukanlah palu arit. Itu ada nama system pengamanan duit dari th. 2001. Diliat terawang terang logo BI bukanlah palu arit. Kami bakal panggil, ” paparnya.

Jaringan Muda Anti Fitnah (JIMAF) terlebih dulu melaporkan Rizieq lantaran ucapannya di depan umum berkaitan logo ‘palu arit’ yang dikonotasikan dengan lambang PKI dalam duit baru Indonesia.

FPI Intoleran Kapolda Metro

Iriawan juga menyatakan, tak ada satupun organisasi orang-orang di Indonesia yang kebal hukum, termasuk juga FPI. Bila ormas itu punya masalah, kata Iriawan, polisi bakal menindak tegas.

” Tak ada kebal hukum, kelak kami saksikan perubahannya bila ada pelanggaran hukum. Tidak ada beberapa sangsi, ” kata Iriawan.

Diluar itu, Iriawan menyanggah asumsi kalau FPI didukung dari pihak TNI ataupun Polri. Demikian sebaliknya, Iriawan menyebutkan FPI sebagai ormas Kapolda Metro intoleran serta bakal ditindaklanjuti bila dapat dibuktikan tidak mematuhi hukum

” Mereka ormas intoleran, ditindaklanjuti bila melawan hukum, ” tegasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*