Kakak Angkat Muslim Ahok Gak Ngebet Amat Jadi Gubernur

Kakak Angkat Muslim Ahok
Kakak Angkat Muslim Ahok

Kakak Angkat Muslim Ahok Gak Ngebet Amat Jadi Gubernur

Capture compressor2 300x168 Kakak Angkat Muslim Ahok Gak Ngebet Amat Jadi Gubernur
                Kakak Angkat Muslim Ahok

Kakak Angkat Muslim Ahok – Majelis Hakim menampik nota keberatan yang diserahkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berkaitan masalah sangkaan penistaan agama. Agenda sidang juga dilanjutkan dengan kontrol saksi, pada 3 Januari 2017 yang akan datang.

Walau tidak diterima, Ahok masihlah tampak enjoy. Dia tetaplah meyakini dianya tidak bersalah serta tidak menistakan agama serta beberapa ulama.

Kakak angkat Ahok, Andi Analta, menyampaikan tak terasa kecewa dengan apa yang ditetapkan hakim. Sebab, dia berpandangan ini tidaklah putusan final.

” Bila ngerti hukum si tidak kecewa. Kita yakin sama hakim. Bila itu putusan final, ya saya tidak terima, ” ucap Andi di gedung sisa Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016).

Tentang sikap Ahok berkesan enjoy serta terasa tak terganggu sistem hukumnya dengan kontestasi Pilkada DKI, ia juga mengaku hal itu.

Dia itu Kakak Angkat Muslim Ahok senantiasa mengumandangkan nothing to lose

” Dia itu senantiasa mengumandangkan nothing to lose. Dia bukanlah ngebet-ngebet sangat jadi gubernur. Bila dia kan bukanlah bermakna ngebet jadi gubernur. Ada motivasi ayahnya, jadi berguna untuk orang banyak, senantiasa diarahkan orang-tua di pemerintahan, ” tandas Andi.

Karenanya, ia berkeyakinan Ahok tak bersalah. Walau dia tidak menolak dalam sistem masalah adik angkatnya itu ada desakan.

” Kami pasti menginginkan bebas. Cuma memanglah sepanjang prosesnya, kami rasakan banyak desakan desakan, ” pungkas Andi.

Kakak Angkat Muslim Ahok agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja

Majelis hakim sidang masalah sangkaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengambil keputusan menampik eksepsi atau nota keberatan terdakwa serta memerintahkan sidang dilanjutkan.

Seperti disiarkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (27/12/2016), majelis hakim berasumsi pembelaan Ahok yg tidak punya niat menistakan agama mesti dibuktikan di sidang pokok perkara.

Demikian juga eksepsi kalau calon gubernur DKI Jakarta itu mempunyai program tingkatkan kesejahteraan guru ngaji serta memberangkatkan marbot atau penjaga masjid naik haji telah masuk pokok perkara.

Selesai sidang, Ahok pernah mengacungkan dua jari sebagai lambang victoru atau perdamaian ke arah pengunjung. Setelah itu sidang bakal di gelar pada Selasa minggu depan dengan agenda kontrol saksi-saksi Kakak Angkat Muslim Ahok

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*